Kamis, 10 Mei 2012
BIMBINGAN KONSELING dan PRAMUKA
BK (bimbingan dan konseling) yaitu proses pemberian bantuan kepada siswa atau klien untuk membantu memecahkan masalah yang sedang di hadapi oleh klien
A. SEJARAH BK
Sejarah lahirnya Bimbingan dan Konseling di Indonesia diawali dari dimasukkannya Bimbingan dan Konseling (dulunya Bimbingan dan Penyuluhan) pada setting sekolah. Pemikiran ini diawali sejak tahun 1960.
Hal ini merupakan salah satu hasil Konferensi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (disingkat FKIP, yang kemudian menjadi IKIP) di Malang tanggal 20 – 24 Agustus 1960. Perkembangan berikutnya tahun 1964 IKIP Bandung dan IKIP Malang mendirikan jurusan Bimbingan dan Penyuluhan. Tahun 1971 beridiri Proyek Perintis Sekolah Pembangunan (PPSP) pada delapan IKIP yaitu IKIP Padang, IKIP Jakarta, IKIP Bandung, IKIP Yogyakarta, IKIP Semarang, IKIP Surabaya, IKIP Malang, dan IKIP Menado. Melalui proyek ini Bimbingan dan Penyuluhan dikembangkan, juga berhasil disusun “Pola Dasar Rencana dan Pengembangan Bimbingan dan Penyuluhan “pada PPSP. Lahirnya Kurikulum 1975 untuk Sekolah Menengah Atas didalamnya memuat Pedoman Bimbingan dan Penyuluhan.
Tahun 1978 diselenggarakan program PGSLP dan PGSLA Bimbingan dan Penyuluhan di IKIP (setingkat D2 atau D3) untuk mengisi jabatan Guru Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah yang sampai saat itu belum ada jatah pengangkatan guru BP dari tamatan S1 Jurusan Bimbingan dan Penyuluhan. Pengangkatan Guru Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah mulai diadakan sejak adanya PGSLP dan PGSLA Bimbingan dan Penyuluhan. Keberadaan Bimbingan dan Penyuluhan secara legal formal diakui tahun 1989 dengan lahirnya SK Menpan No 026/Menp an/1989 tentang Angka Kredit bagi Jabatan Guru dalam lingkungan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Di dalam Kepmen tersebut ditetapkan secara resmi adanya kegiatan pelayanan bimbingan dan penyuluhan di sekolah. Akan tetapi pelaksanaan di sekolah masih belum jelas seperti pemikiran awal untuk mendukung misi sekolah dan membantu peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan mereka.Sampai tahun 1993 pelaksanaan Bimbingan dan Penyuluhan di sekolah tidak jelas, parahnya lagi pengguna terutama orang tua murid berpandangan kurang bersahabat dengan BP. Muncul anggapan bahwa anak yang ke BP identik dengan anak yang bermasalah, kalau orang tua murid diundang ke sekolah oleh guru BP dibenak orang tua terpikir bahwa anaknya di sekolah mesti bermasalah atau ada masalah. Hingga lahirnya SK Menpan No. 83/1993 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya yang di dalamnya termuat aturan tentang Bimbingan dan Konseling di sekolah. Ketentuan pokok dalam SK Menpan itu dijabarkan lebih lanjut melalui SK Mendikbud No 025/1995 sebagai petunjuk pelaksanaan Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. Di Dalam SK Mendikbud ini istilah Bimbingan dan Penyuluhan diganti menjadi Bimbingan dan Konseling di sekolah dan dilaksanakan oleh Guru Pembimbing. Di sinilah pola pelaksanaan Bimbingan dan Konseling di sekolah mulai jelas.
B. Tujuan layanan bimbingan ialah agar siswa dapat :
Merencanakan kegiatan penyelesaian studi, perkembangan karir serta kehidupan-nya di masa yang akan datang.
Mengembangkan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki peserta didik secara optimal.
Menyesuaikan diri dengan lingkungan pendidikan, lingkungan masyarakat serta lingkungan kerjanya.
Mengatasi hambatan dan kesulitan yang dihadapi dalam studi, penyesuaian dengan lingkungan pendidikan, masyarakat, maupun lingkungan kerja.
C. ASAS ATAU KODE ETIK DALAM BK yaitu
1. Asas Kerahasiaan
2. Asas kesukarelaan
3. Asas keterbukaan
4. Asas kegiatan
5. Asas kemandirian
6. Asas Kekinian
7. Asas Kedinamisan
8. Asas Keterpaduan
9. Asas Keharmonisan
10. Asas Keahlian
11. Asas Alih Tangan Kasus
D. Fungsi Bimbingan dan Konseling adalah:
§ Fungsi Pemahaman
§ Fungsi Preventif
§ Fungsi Pengembangan
§ Fungsi Penyembuhan
§ Fungsi Penyaluran
§ Fungsi Adaptasi
§ Fungsi Penyesuaian
§ Fungsi Perbaikan
§ Fungsi Fasilitasi
§ Fungsi Pemeliharaan
Ø pramuka (praja muda karana) yang berjuang dengan rela darma bakti insani yang berarti rela melakukan hal hal yang baik dan positif untuk masyarakat dan negara nya tanpa mengharapkan imbalan apapun dan semua itu di lakukan karena semata mata untuk allah swt .
dan gerakan pramuka itu anti politik
A. Sejarah Singkat
Gerakan Pramuka lahir pada tanggal 14 Agustus 1961.
Bapak Pandu sedunia adalah Lord Robert Baden Powell of Gil Well.
Beliau lahir di Inggris pada 22 Februari 1857
Nama asli Baden Powell adalah Robert Stephenson.
Bapak Pandu Indonesia adalah Jenderal Sudirman dan
bapak pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX.
Dalam Gerakan Pramuka mengenal 3 salam:
1. Salam biasa
2. Salam hormat
3. Salam janji
B. Fungsi Pramuka
Pramuka sebagai suatu proses atau kegiatan memunyai 3 fungsi:
1. Permainan
2. Pengabdian
3. Alat
C. Tujuan Pramuka
1. Menjadikan Manusia agar berkepribadian, berwatak, dan berbudi pekerti luhur.
2. Menjadikan warga Negara RI yang berjiwa pancasila, setia dan patuh kepada
Negara Kesatuan RI serta menjadi anggota masyarakat yang di antaranya:
a. baik
b. berguna
c. membangun negaranya secara mandiri
d. bertanggung jawab
D. TRISATYA
UNTUK PRAMUKA PENEGAK, PRAMUKA PANDEGA DAN ANGGOTA DEWASA
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh :
Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menjalankan Pancasila.
Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat.
Menepati Dasa Darma.
E. DASADARMA
UNTUK SEMUA PRAMUKA
Pramuka itu :
takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
cinta alam dan kasih sayang sesama manusia
patriot yang sopan dan kesatria
patuh dan suka bermusyawarah
rela menolong dan tabah
rajin, trampil dan gembira
hemat, cermat dan bersahaja
disiplin, berani dan setia
bertanggungjawab dan dapat dipercaya
10. suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan
JADI organisasi pramuka dan jurusan bk juga berkaitan tidak hanya pg paud dan pgsd saja yang cocok dengan pramuka .
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar